Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Karena Akun Mediafire Saya Di Lock Sebagian Software Dan Aplikasi Lainnya Telah Terhapus Jika Ingin Mendownloadnya. Silahkan Masukan komentar Kalian Pada Kolom Komentar Untuk Di Upload Ulang Kembali!
Because Mediafire Account Lock Part I In Software And Other Applications Has Deleted If want to download. Please Put You In Column comments Comments Submitted For Re-Return

Thursday, October 20, 2011

Apa itu PROXY

Anda mungkin pernah mendengar tentang proxy server, tetapi apa itu sebenarnya? Dan bagaimana cara kerjanya? Apakah ia hanya untuk mempercepat koneksi ke Internet?

Proxy server mula-mula dikembangkan untuk menyimpan halaman web yang sering diakses. Pada masa awal Internet, koneksi sangat lambat, Internet masih relatif kecil, dan halaman web masih statis. Keseluruhan Internet hanya terdiri dari beberapa ribu situs yang sebagian besar untuk para ilmuwan dan akademisi. Kapanpun ada berita penting pada suatu situs web, banyak ilmuwan dari organisasi yang sama akan mengunjungi halaman tersebut (berapa kali Anda memforward link di dalam perusahaan Anda?).


Proxy dan Web Caching

Dengan menyimpan halaman tersebut pada server lokal, proxy dapat menghilangkan akses Internet yang berlebih untuk mengambil kembali halaman yang sama berulang-ulang. Jadi, proxy mula-mula sangat efektif untuk web caching. Namun, Internet sekarang sudah cepat, halaman web bersifat dinamis dan kepentingan user di dalam satu organisasi hanya terdiri dari ratusan halaman web. Faktor-faktor ini menyebabkan caching proxy menjadi tidak efektif, kecuali pada organisasi yang sangat besar atau ISP. Meskipun semua browser standar mempunyai dukungan terhadap proxy server, sejak 1996 jarang digunakan.
Proxy = HTTP?
Banyak alternatif layanan proxy, mulai dari fungsi filter pada Application layer untuk firewall seperti Checkpoint Firewall-1, sampai aplikasi umum yang murni “hanya proxy” seperti WinGate dan proxy satu layanan seperti Jigsaw untuk HTTP.
Proxy server sering kali dihubungkan dengan layanan HTTP karena proxy kali pertama dikembangkan untuk layanan ini. Sejak saat itu, fungsi proxy telah diaplikasikan ke layanan Internet lain yang paling umum. Contoh pada artikel ini akan menggunakan layanan HTTP, tetapi fungsionalitas pada umumnya sama dengan layanan yang lain.


Bagaimana Cara Kerja Proxy?

 
Proxy bekerja dengan mendengarkan request dari client internal dan mengirim request tersebut ke jaringan eksternal seolah-olah proxy server itu sendiri yang menjadi client. Pada waktu proxy server menerima respon dan server publik, ia memberikan respon tersebut ke client yang asli seolah-olah ia public server.
Proxy dan Keamanan


Internet yang sekarang juga mempunyai cirinya sendiri, dan proxy server menunjukkan efek samping yang sungguh tak terduga: mereka dapat menyembunyikan semua user di belakang satu mesin, mereka dapat memfilter URL, dan mereka dapat membuang content yang mencurigakan atau ilegal. Jadi meskipun mula-mula dibuat sebagai cache nonsekuriti, tujuan utama proxy server sekarang menjadi firewalling.
Proxy server memperbarui request layanan pada jaringan eksternal atas nama client mereka pada jaringan private. Ini secara otomatis menyembunyikan identitas dan jumlah client pada jaringan internal dari jaringan eksternal. Karena posisi mereka di antara client internal dan server publik, proxy juga dapat menyimpan content yang sering diakses dari jaringan publik untuk mengurangi akses ke jaringan publik tersebut. Kebanyakan implementasi nyata proxy sekuriti meliputi pemilteran paket dan Network Address Translation untuk membangun firewall yang utuh. Teknologi tersebut dapat digabungkan dengan proxy untuk menghilangkan serangan yang terhadapnya proxy rentan.


Menyembunyikan Client


Fitur keamanan utama proxy server adalah menyembunyikan client. Seperti Network Address Translation, proxy server dapat membuat seluruh jaringan internal muncul sebagai satu mesin dari Internet karena hanya satu mesin yang melewatkan request ke Internet.
Seperti Network Address Translatation, proxy server mencegah host eksternal untuk mengakses layanan pada mesin internal. Pada proxy server, tidak ada routing ke client karena domain alamat jaringan internal dan eksternal bisa saja tidak kompatibel dan karena transport layer routing tidak ada di antara kedua jaringan.
Proxy melakukan fitur ini dengan memperbarui request, bukan mengganti dan menghitung ulang header alamat. Sebagai contoh, pada waktu client membuat request melalui proxy server, proxy server menerima request tersebut seolah-olah web server tujuan pada jaringan internal. Ia kemudian memperbarui request ke jaringan eksternal seolah web browser biasa. Pada waktu proxy menerima respon dari web server yang sebenarnya, ia memberikan respon tersebut kepada client internalnya. Hanya HTTP yang dilewatkan melalui proxy, bukan TCP atau IP. TCP/IP (dan protokol low-level lainnya) diperbarui oleh proxy; mereka tidak akan dilewatkan melalui proxy.
Aspek lain dari penyembunyian client adalah penyebaran koneksi; proxy server dapat digunakan untuk membagi satu koneksi Internet dan alamat IP ke seluruh jaringan. Oleh karena itu, proxy server seperti WinGate sangat populer di lingkungan rumahan dan kantor kecil di mana hanya ada satu koneksi dial-up atau dedicated yang tersedia.


Pemblokiran URL


Pemblokiran URL memungkinkan administrator untuk menolak situs tertentu berdasarkan URL mereka. Secara teori, ini akan menjauhkan pegawai Anda dari situs web yang tidak boleh mereka akses. Fungsi ini mudah diimplementasikan. Proxy mengecek setiap request dengan daftar halaman yang ditolak sebelum ia memperbarui request tersebut. Jika URL diblokir, proxy tidak akan meminta atau memberikan halaman tersebut.
Namun, pemblokiran URL mudah diatasi, karena situs web bisa ditulis dengan menggunakan alamat IP atau bahkan keseluruhan nomor alamat. User dapat mengetik apa saja dalam web browser mereka untuk mengakses halaman yang sama, namun URL blocker Anda (mungkin) hanya akan mengecek alamat lengkap URL.
Masalah lain dengan pemblokiran URL adalah memperbarui situs yang diblokir. Situs seperti hacking, pornografi, dan situs game mempunyai masa hidup yang singkat, mereka dapat muncul dan hilang dengan cepat. Sulit rasanya untuk memblokir mereka dengan database pemblokiran URL Anda. Kebanyakan orang akan menggunakan search engine atau berita Usenet untuk mengetahui keberadaan situs.


Pemilteran Content

 
Karena proxy memperbarui semua muatan protokol dan protokol spesifik, proxy dapat digunakan untuk mencari muatan content yang mencurigakan. Ini berarti Anda dapat mengonfigurasi layanan proxy HTTP untuk mempreteli kontrol ActiveX, applet Java, atau bahkan gambar berukuran besar jika Anda rasa mereka bisa menyebabkan masalah keamanan. Anda juga bisa menggunakan proxy SMTP utuk mempreteli attachment berupa file executable dan file arsip zip jika Anda rasa mereka menyebabkan masalah.
Pemfilteran content juga dapat digunakan untuk mengecek halaman web akan adanya kata atau kalimat tertentu, seperti merk dagang kompetitor Anda atau sejumlah berita hangat. Anda harus memfilter control ActiveX, applet Java, dan file executable dalam e-mail karena mereka dapat digunakan untuk menginstalasi Trojan horse.
Jika ada user yang perlu mentransfer file executable, minta mereka untuk mentransfernya dalam file zip atau gunakan BinHex atau encoder yang lain untuk mentransfernya dalam format teks. File akan perlu di-decode, sehingga mencegah pentransferan virus atau Trojan horse.
Pengecekan Konsistensi
Pengecekan konsistensi merupakan pengecekan content protokol untuk memastikan itu dapat dimengerti oleh protokol. Pengecekan konsistensi memastikan bahwa jenis content tertentu tidak dapat digunakan untuk mengeksploitasi kelemahan sistem keamanan dalam jaringan internal Anda.
Sebagai contoh, daemon SMTP Sendmail Unix dulunya terkenal peka terhadap masalah buffer overflow. Ini terjadi pada waktu e-mail dikirim dan membutuhkan waktu lebih lama dari yang ditentukan. Sendmail akan mengalokasikan bagian memory sebesar yang diminta oleh e-mail tersebut, tetapi kemudian memeriksa e-mail sampai akhirnya tiba di bagian akhir. Jika di antara bagian yang diminta dan bagian akhir berisi kode executable, hacker bisa mendapatkan akses root ke e-mail server Anda.
Anda tentu pernah mendengar tentang banyaknya jumlah eksploitasi buffer overflow yang dilakukan oleh hacker untuk melawan IIS. Dengan menggunakan URL yang lebih panjang dari yang bisa ditangani IIS dan eksploitasi terhadap DLL pendukung, hacker dapat membuat serangan otomatis terhadap IIS yang bekerja sebagai worm pada Internet dan menyebabkan kerusakan secara luas. Microsoft telah meluncurkan perbaikan keamanan untuk mengatasi masalah ini.
Pengecekan konsistensi dengan proxy dapat memastikan bahwa masalah semacam ini bisa dihilangkan pada proxy sehingga mereka tidak akan mempengaruhi mesin internal. Sayangnya, masalah yang harus dicek biasanya tidak diketahui sampai hacker mengeksploitasi mereka, jadi kebanyakan pengecekan konsistensi hanya dilakukan setelah ditemukan adanya eksploitasi.


Pemblokiran Routing

 
Paket Transport layer perlu diarahkan karena request semuanya diperbarui. Hal ini menghilangkan eksploitasi Transport layer seperti routing, fragmentasi, dan beragam serangan denialof-service. Dengan menghilangkan routing, Anda juga dapat memastikan bahwa semua protokol yang belum Anda tentukan tidak akan dilewatkan ke jaringan publik. Pemblokiran routing mungkin merupakan keuntungan proxy server yang paling penting. Karena paket TCP/IP sebenarnya lewat antara jaringan internal dan eksternal, banyak serangan denial-of-service dan eksploitasi yang dapat dicegah.
Sayangnya, pemblokiran routing tidak begitu sering digunakan karena banyaknya protokol yang ada. Sedapat mungkin jangan perbolehkan paket low-level melewati proxy server kita. Kebanyakan proxy server memperbolehkan Anda untuk membuat proxy TCP generik untuk semua port yang enggunakan proxy SOCKS generik atau utiiliti redir Unix. Proxy generik ini, meskipun mereka tidak dapat melakukan pemfilteran content, tetapi memungkinkan Anda untuk mencegah paket TCP/IP berlalu-lalang antarjaringan Anda.
Logging dan Alerting
Manfaat keamanan terakhir dari proxy adalah fasilitas logging dan alerting yang mereka sediakan. Proxy memastikan bahwa semua content mengalir melalui satu poin, yang bisa
menjadi tempat pemeriksaan data jaringan. Kebanyakan proxy server akan mencatat penggunaan proxy oleh user dan dapat dikonfigurasi untuk mencatat situs yang mereka kunjungi. Ini akan memungkinkan Anda untuk mengatur ulang cara browsing user jika Anda curiga akan adanya aktivitas yang ilegal atau tidak semestinya.
Fasilitas alert disediakan oleh beberapa proxy untuk memperingatkan Anda atas serangan yang terjadi, meskipun proxy umumnya bukan sasaran penyerangan. Namun, fasilitas ini bisa digunakan untuk meningkatkan kewaspadaan Anda pada interface eksternal, yang sering kali dicoba untuk dieksplotiasi oleh hacker.
Proxy dan Kinerja
Selain aspek keamanan, proxy server juga dapat memberikan peningkatan kinerja yang penting. Pertama, proxy dapat menyimpan data yang sering direquest untuk meningkatkan kinerja dengan menghilangkan akses berlebih ke jaringan eksternal (yang kecepatannya lebih lambat). Kedua, proxy dapat menyeimbangkan beban service ke sejumlah server internal.


Caching

 
Seperti yang telah disebutkan di bagian awal artikel ini, proxy mula-mula dikembangkan sebagi peningkat kinerja, bukan sebagai perangkat pengaman. Pada awal Internet, hanya ada ribuan situs web. Mereka kebanyakan bersifat ilmiah dan tidak sering berubah. Karena koneksi ke Internet lambat, proxy dapat digunakan untuk menyimpan sebagian besar Internet secara lokal, sehingga pengguna internal cukup browsing ke proxy lokal. Content tidak berubah dengan sangat cepat, jadi ini masih masuk akal.
Sekarang caching hanya masuk akal jika ada user dalam jumlah besar yang mengakses halaman web yang sama berulang-ulang. Pola penggunaan seperti ini sekarang sudah jarang, jadi segi caching proxy server sudah mulai usang.
Dengan e-commerce yang semakin umum, caching akan kembali menjadi fungsi yang penting karena banyak orang akan melakukan pekerjaan mereka dengan menghadapi beberapa situs yang sering diakses. Sebagai contoh, ambil agen perjalanan yang menggunakan Expedia.com dan Travelocity.com untuk melakukan pekerjaan mereka. Banyak agen akan mengakses dua situs yang sama berulang-ulang, sehingga menyimpan elemen situs utama, gambar, dan applet adalah masuk akal.


Reverse Proxy Load Balancing

 
Proxy server sekarang ini dapat digunakan untuk melakukan “reverse proxy,” atau menyediakan layanan proxy ke client eksternal untuk server internal. Fungsi ini digunakan untuk menyeimbangkan beban klien ke sejumlah web server. Banyak situs web yang fungsionalitasnya tinggi menggunakan aplikasi kompleks seperti ISAPI, Active Server Pages, Java servlet, atau CGI. Aplikasi ini dijalankan pada server, sehingga mereka sangat mengurangi banyaknya client yang mampu ditangani oleh satu server. Sebagai contoh, Windows 2000 server yang menjalankan IIS yang bisa menangani sampai 100.000 browser untuk halaman HTML standar hanya bisa menangani 5000 browser halaman ASP.
Ini berarti bahwa kebanyakan fungsi e-commerce sebenarnya tidak bisa ditangani oleh satu server, jadi situs tersebut harus dijalankan secara paralel ke sejumlah mesin. Sebagai contoh, http://www.microsoft.com/ dijalankan pada 30 server DNS yang identik. DNS menyediakan skema dasar load-sharing di mana akses ke nama DNS akan mendapatkan salah satu alamat IP, tetapi ini belum benar-benar menyeimbangkan beban.
Proxy server dapat digunakan untuk merespon ke satu alamat IP dan kemudian mengarahkan koneksi client ke salah satu server di belakangnya. Proxy server dapat menggunakan beberapa tolak ukur yang disediakan oleh semua web server untuk mengtahui server mana yang mempunyai sisa kapasitas paling banyak. Setiap client yang terhubung kemudian dapat diarahkan ke web server mana pun yang mempunyai kapasitas yang cukup untuk menanganinya. 

Read More... Apa itu PROXY

Monday, October 10, 2011

Siklus-Siklus Dalam Akuntansi


Siklus Akuntansi

     Sistem Informasi Akuntansi memiliki beberapa sistem-sistem bagian (sub-system) yang berupa siklus-siklus akuntansi. Siklus akuntansi menunjukkan prosedur akuntansi mulai dari sumber data sampai ke proses pencatatan/pengolahan akuntansinya. Siklus akuntansi dibagi menjadi:
1. Siklus pendapatan
2. Siklus pengeluaran
3. Siklus produksi
4. Siklus manajemen Sumber Daya Manusia (SDM)
5. Siklus buku besar dan laporan keuangan

     Siklus Pendapatan merupakan prosedur pendapatan dkimulai dari bagian penjualan otorisasi kredit, pengambilan barang, penerimaan barang, penagihan sampai dengan penerimaan kas. Siklus pengeluaran kas merupakan prosedur pengeluaran kas mulai dari proses pembelian sampai ke proses pembayaran. Siklus konversi merupakan siklus produksi mulai dari bahan mentah sampai ke barang jadi. Siklus manajemen Sumber Daya Manusia melibatkan prosedur penggajian. Siklus buku besar dan pelaporan keuangan berupa prosedur pencatatan dan perekaman ke jurnal dan buku besar dan pencetakan laporan-laporan keuangan yang datanya diambil dari buku besar. Hubungan antar siklus-siklus akuntansi dapat dilihat pada gambar 1.
Gambar 1. Hubungan Siklus-Siklus Akuntansi Keuangan Sistem Informasi Akuntansi
1.Siklus Pendapatan dan penerimaan

     Siklus pendapatan dan penerimaan terdiri dari berebagi sistim yang mencatat penjualan barang/jasa, penerimaan dan mencatat transfer pembayaran dari pelanggan (lihat bagan berikut).

Gambar 2. Siklus Pendapatan dan Penerimaan
Di bagian atas: Rincian barang/jasa yang terjual, harga, termin kredit (jika penjualan kredit) dituangkan ke dalam sebuah dokumen yang disebut “Nota Penjualan” (Sales Invoice/Invoice saja). Semua penjualan dicatat ke dalam 2 buah daftar, yaitu: “Buku Penjualan” (Sales Journal) dan “Daftar Piutang” (Accounts Receivable).
Di bagian bawah: Ketika pelanggan membayar, maka perusahaan membuat slip yang disebut dengan “Slip Setoran (deposit slip)”.  Disamping membuat slip setoran, perusahaan juga menerbitkan selembar bukti “Penerimaan Kas/Cek” (Cash/Check Receipt) yang akan menjadi dokumen pendukung dalam melakukan pencatatan di dalam “Buku Kas” sebagai penambah jumlah kas, sekaligus di dalam “Daftar Piutang (Account Receivables) sebagai pengurang nilai piutang (tagihan).
Jika kita perhatikan sekali lagi, maka terlihat jelas bahwa ujung dari proses penjualan dan penerimaan pembayaran menuju ke satu titik yaitu: Daftar Piutang (Accounts Receivable) yang tiada lain adalah daftar tagihan. Saat perusahaan melakukan penjualan kredit, saldo dalam daftar ini akan bertambah. Sebaliknya saat menerima pembayaran, nilainya berkurang.
Di dalam perusahaan manapun, alur proses penjualan, penerimaan kas dan daftar piutang disebut sebagai “Siklus Pendapatan” (Revenue Cycle). Dua dokumen terpenting dalam siklus ini adalah: nota penjualan (bukti penjualan ke pelanggan) dan slip setoran (bukti bahwa pembayaran telah di setorkan ke bank atau kas perusahaan).

2.Siklus Pengeluaran

Tujuan umum diselenggarakan siklus pengeluaran
adalah:
1. Barang yang dibeli adalah yang dibutuhkan perusahaan
2. Barang diterima sesuai dengan pesanan dan dlm kondisi baik
3. Melindungi barang sampai dengan saat digunakan
4. Faktur pembelian barang atau jasa sudah benar dan sah
5. Mencatat dan mengklasikan biaya dengan teliti dan segera
6. Membukukan kewajiban dan pembayaran kas ke rekening utang dagang
7. Menjamin bahwa semua pembayaran telah Diotorisasi
8. Mencatat dan mengklasifikasikan pembayaran kas dengan teliti dan segera
9. Menyiapkan berbagai dokumen dan laporan yang berhubungan dengan pengadaan barang dan jasa

Dalam pembelian barang, meliputi fungsi:

1. Menentukan kapan memerlukan barang

2. Memesan dan membeli barang

3. Menerima dan menyimpan barang

4. Memastikan kebenaran pencatatan utang

5. Menyiapkan pembayaran kas

6. Memindah bukukan catatan transaksi ke buku besar

7. Menyiapkan berbagai laporan keuangan dan laporan manajemen yang diperlukan


Gambar 3. Bagian Yang Terlibat

Gambar 4.Siklus Pengeluaran Belanja

3.Siklus produksi 

Aktivitas Siklus Produksi

Siklus Produksi adalah rangkaian aktivitas bisnis dan operasi pemrosesan data terkait yang terus terjadi yang berkaitan dengan pembuatan produk.

- Aktivitas-Aktivitas Siklus Produksi

• Informasi akuntansi biaya yang akurat dan tepat waktu merupakan input penting dalam  

   keputusan mengenai hal-hal berikut ini :
• Bauran produk
• Penetapan harga produk
• Alokasi dan perencanaan sumber daya (contoh apakah membuat atau membeli)
• Manajemen Biaya
• Ada empat aktivitas dasar dalam siklus produksi :
• Perancangan Produk
• Perencanaan dan Penjadwalan
• Operasi Produksi
• Akuntansi Biaya


Gambar 5. Siklus Produksi
Perancangan Produk (Aktivitas 1)
• Langkah pertama dalam siklus produksi adalah Perancangan produk.
• Tujuan aktivitas ini adalah untuk merancang sebuah produk yang memenugi permintaan
dalam hal kualitas, ketahanan, dan fungsi, dan secara simultan meminimalkan biaya
produksi.

Perencanaan dan Penjadwalan (aktivitas 2)

• Langkah kedua dalam siklus produksi adalah perencanaan dan penjadwalan.
• Tujuan dari langkah ini adalah mengembangkan rencana produksi yang cukup efisien untuk memenuhi pesanan yang ada dan mengantisipasi permintaan jangka pendek tanpa menimbulkan kelebihan persediaan barang jadi.

Operasi Produksi (Aktivitas 3)

• Computer-Integrated Manufacturing (CIM) adalah penggunaan berbagai bentuk TI dalam proses produksi, seperti robot dan mesin yang dikendalikan oleh kompute, untuk mengurangi biaya produksi.
• Setiap perusahaan membutuhkan data mengenai 4 segi berikut ini dari operasi produksinya :

1. Bahan baku yang digunakan
2. Jam tenaga kerja yang digunakan
3. Operasi mesin yang dilakukan
4. Serta biaya overhead produksi lainnya yang terjadi

Akuntansi Biaya (Aktivitas 4)

• Langkah terakhir dalam siklus produksi adalah akuntansi biaya.
• Apakah tiga tujuan dasar dari sistem akuntansi biaya itu ?
1. Untuk memberikan informasi untuk perencanaan, pengendalian, dan penilaian kinerja dari operasi produksi
2. Memberikan data biaya yang akurat mengenai produk untuk digunakan dalam menetapkan harga serta keputusan bauran produk.
3. Mengumpulkan dan memproses informasi yang digunakan untuk menghitung persediaan serta nilai harga pokok penjualan yang muncul di laporan keuangan perusahaan.

Pengendalian: Tujuan,
Ancaman, dan Prosedur

• Fungsi kedua dari SIA dirancang dengan baik adalah untuk memberikan pengendalian yang cukup untuk memastikan bahwa tujuan-tujuan tersebut terpenuhi :
1. Semua produksi dan perolehan aktiva tetap diotorisasi dengan baik.
2. Persediaan barang dalam proses dan aktiva tetap dijaga keamanannya.
3. Semua transaksi siklus produksi yang valid dan sah akan dicatat.

• Apakah ancaman-ancamannya ?
– Transaksi yang tidak diotorisasi
– Pencurian atau pengrusakan persediaan dan aktiva tetap
– Kesalahan pencatatan dan posting
– Kehilangan data
– Masalah tidak efisien dan pengendalian kualitas
• Apakah prosedur pengendalian itu ?
– Ramalan penjualan yang akurat dan catatan persediaan
– Otorisasi produksi
– Larangan akses ke program perencanaan produksi dan ke dokumen pesanan produksi yang kosong
– Tinjauan dan persetujuan biaya aktiva modal

Kebutuhan Informasi dan Prosedur
• Fungsi ketiga dari SIA adalah untuk memberikan informasi yang berguna untuk mengambilan keputusan.
• Dalam siklus produksi, informasi biaya adalah dibutuhkan oleh para pemakai internal dan eksternal.
• Tradisional, kebanyakan sistem akuntansi biaya awalnya telah didesain untuk memenuhi permintaan pelaporan keuangan. 

4.Siklus Penggajian/SDM

Aktifitas SDM
Perekrutan dan mempekerjakan
Pelatihan
Job tugas
Kompensasi (gaji)
Evaluasi kinerja
Discharge karyawan, karena sukarela atau disengaja terminasi
 
Gambar 6. Siklus Penggajian
Aktivitas Siklus Penggajian
1. Perbarui File Induk Penggajian
2. Perbarui Tarif dan Pemotongan pajak
3. Validasi Data Waktu dan Kehadiran
4. Mempersiapkan Penggajian
5. Membayar Gaji
6. Hitung Kompensasi dan Pajak yang Dibayar Perusahaan
7. Keluarkan Pajak Penghasilan dan Potongan dan Lain-Lain

1. Update Master Payroll File
• Untuk merefleksikan perubahan, misalnya adanya perekrutan karyawan (hires), pemberhentian karyawan (terminations), perubahan tingkat upah.
• Setiap perubahan pembayaran harus dimasukkan secara tepat waktu

2. Update Tax Rates and Deductions
• Memperbarui informasi mengenai tarif dan pemotongan pajak lainnya
• Perubahan terjadi ketika terjadi update tentang perubahan pada pajak dan
pembayaran lain maka akan diterima oleh pemerintah dan perusahaan asuransi.

3. Validate Time and Attendance Data
• Mengesahkan data waktu kehadiran karyawan
• Informasi ini menjadi berbagai bentuk,
tergantung pada status pekerja.
Validate Time and Attendance Data
• Berbagai bentuk pembayaran:
– Time cards untuk pembayaran atas dasar Jam kerja (hourly basis)
– Self report for professionals
– Straight commission or salary plus commission
– Incentives and bonuses
Peluang untuk menggunakan IT/IS
– Mengumpulkan data waktu dan kehadiran pegawai secara elektronis sebagai ganti dokumen kertas.
– Penggunaan pembaca kartu untuk
mengumpulkan data waktu kerja.
– Penggunaan jam waktu elektronis

4. Prepare Payroll
• Mempersiapkan dan mengelolah payroll.
• Data tentang lamanya waktu kerja (hours worked) disediakan oleh departemen dimana pekerja tersebut berada.
• Informasi tingkat upah (Pay rate information) berasal dari file induk payroll (payroll master file).
• Bagian yang bertanggung jawab untuk menyiapkan cek pembayaran tidak dapat menambahkan catatan baru (new record) pada file tersebut.

5. Disburse Payroll
• Pembayaran payceck kepada karyawan.
• Kebanyakan karyawan dibayar dengan cek atau melalui deposit langsung kedalam rekening bank karyawan.
6. Calculate Employer-Paid Benefits and Taxes
• Ada beberapa pajak gaji (payroll taxes) dan pajak pendapatan yang dibayar lansung oleh karyawan.
• Kontribusi karyawan untuk membayar dari presentasi masing-masing gross pay sebagai dana asuransi.
• Pekerja berkontribusi terhadap sarana kesahatan, orang cacat, dan premi.
• Banyak perusahaan menawarkan kepada karyawannya berbagai keuntungan yang flexible.
• Banyak karyawan ditawari untuk memilih perencanaan tabungan pensiun apabila mereka telah berhenti bekerja.

7. Disburse Payroll Taxes and Other Deductions

• Penyelesaian pembayaran kewajiban pajak dan pengurangan sumbangan sukarela dari
masingmasing karyawan.
• Organisasi secara periodik penyiapkan cek pembayaran atau penggunaan electronic
transfer untuk membayar berbagai macam
kewajiban pajak.
• Waktu pembayaran diberikan pada agen pemerintah yang ditunjuk.
• Dana sumbangan yang telah dipotongkan dari cek gaji karyawan diberikan kepada organisasi yang membutuhkan.
• Sistem penggajian (Payroll system) yang berkaitan dengan data biaya didesain untuk dikumpulkan dan diintegrasikan dengan tipe informasi lain agar dapat menyediakan kepada manajemen dalam membuat keputusan:
1. Kebutuhan staf tenaga kerja kedepan
2. Performansi tenaga kerja
3. Proses penggajian yang efektif dan efisien
• Beberapa informasi tradisional telah disediakan oleh sistem pembayaran
(payroll system).
• Informasi lain, misalnya data tentang ketrampilan karyawan (employee skill),
disediakan dan dikelola oleh system sumber daya menusia (HRM system).





SLIP GAJI

Gambar 7.Slip Gaji
5.Siklus Buku  Besar Dan Laporan Keuangan

Sistem pemprosesan transaksi dalam perusahaan dapat dilakukan secara manual maupun komputerisasi.Dua system pemprosesan tersebut akan mempengaruhi input,proses,output,menejemen data dan pengendaliannya.

1. Sistem pemprosesan transaksi secara manual
Transaksi secara manual dimulai dari dokumen sumber transaksi akan dicatat dalam jurnal khusus dan jurnal umum sesuai dengan tipe transosesmpraksinya.

2. Sistem pemprosesan transaksi berkomputerisasi
Sistem pemprosesan transaksi terkomputerisasi pada dasarnya memiliki proses yang sama dengan system pemprosesan transaksi secara manual.

Beberapa keuntungan pemprosesan transaksi terkomputerisasi dibandingkan dengan pemprosesan transaksi secara manual antara lain :
a. Data transaksi dapat dimasukan melalui alat elektronik dan disimpan dalam media megnetik dari pada disimpan dalam dokumen hardcopy.
b. Data transaksi dapat diverifikasi dengan program edit checks tanpa harus melibatakan tenaga manusia untuk mendeteksi adanya kesalahan.
c. Penambahan data dapat dilakukan dengan mudah dan transaksi dapat didentifikasi dengan cepat.
d. Transaksi dapat diposting dengan cepat kedalam buku besar.
e. Pemprosesan transaksi dan pembuatan neraca saldo dapat dilakukan dengan cepat.
f. Laporan keuangan dan laporan lainnya dapat dibuat kapan saja tanpa harus menunggu sampai akhir periode.
g. Dapat menampilkan jurnal dan buku besar sebagai gambaran dari transaksi yang terjadi.
h. Laporan dapat disiapkan dengan cepat dan mudah yang telah disimpan dalam computer.
i. Dapat dibuat dengan cepat laporan dan analisis untuk manajer dari data yang telah disiapkan dalam computer.

Gambar 8.Siklus Buku Besar


SISTEM ENTERPRISE RESOURCE PLANNING (ERP)

Kelemahan system pemprosesan transaksi terkomputerisasi yany masih tradisional adalah tidak terintegrasinya program-program aplikasi yang digunakan dalam system tersebut.
Sehingga informasi keuangan dan non keuangan yang dihasilkan untuk perencanaan dan pengendaliaan operasi kurang bermanfaat.Untuk mengatasinya sebaiknya menggunakan system ERP.

SISTEM WEB-BASED

Word widw web merupakan jaringan komunikasi informasi.Bagi perusahaan system ini sangat dibutuhkan untuk dapat nenggunakannya harus tersedia program aplikasi.
Imput utama dari siklus buku besar dan laporan keuangan berasal dari output semua siklus lainnya.

TUJUAN SISTEM GENERAL LEDGER

Sistem general ledger menggambarkan pemprosesan keuangan.Tujuan dari system general ledger diantaranya :
a. Untuk mencatat transaksi akuntansi dengan tepat dan akurat.
b. Untuk memposting pada rekening yang tepat.
c. Untuk menjaga keseimbangan jumlah dalam sisi debit dan kredit.
d. Mengakomodasi kebutuhan pembuatan jurnal penyesuaian.
e. Untuk menyediakan laporan keuangan yang tepat.

BAGAN REKENING (CHART OF ACCOUNT)

Bagan rekening adalah rekening dalam perusahaan yang meliputi aset,ekuitas,pendapatan dan biaya-biaya.Komposisi kode rekening yang ada dalam chart of accout didesain sesuai dengan kebutuhan informasi internal dan eksternal perusahaan.


KLASIFIKASI DALAM CHART OF ACCOUNT

Klasifikasi rekening harus dapat mereflasi aktivitas perusahaan.
Perusahaan manufaktur membutuhkan manufaktur membutuhkan rekening persediaan dalam tiga buah rekening(persediaan bahan baku,barang dalam proses dan barang jadi).Perusahaan jasa lebih menfokuskan desain rekeningnya pada transaksi jasa..

PENGKODEAN DAFTAR REKENING.

Tipe pengkodean chart of account ada 2 diantaranya:
1) Block account codes.
Dalam desain dengan menggunakan block codes rekening secara berurutan di kategorikan ke dalam klasifikasi rekening dengan membentuk blok,misalnya aktifa lancer.Keuntungannya yaitu jika ada rekening baru dapat disisipkan tanpa harus mengubah kode rekening yang sudah ada.
2) Group Account Codes.
Dalam desain ini memiliki arti tertentu,misalnya kode rekening 112 dapat di artikan digit pertama mempresentasikan kategori mayor rekening(aktiva lancar),Digit ke 2 merepresentasikan klasifikasi intermediate(kas),Dan digit ke 3 merepresentasikan klasifikasi minor rekening (kas di tangan).

SUMBER DATA DAN INPUT.

Transaksi-transaksi yang akan di posting ke general ledger dapat di klasifikasikan ke dalam 6 tipe yaitu:
1) Transaksi eksternal yang bersifat rutin.
2) Transaksi inernal yang bersifat rutin.
3) Transaksi non-rutin
4) Jurnal penyesuaian(adjusting enteries).Transaksi ini terjadi pada akhir periode akuntansi.Empat tipe adjusting enteries yaitu:
1) Akrual.
2) Defferal.
3) Revaluasi.
4) Koreksi.
5) Jurnal pembalik.
6) Jurnal penutup.

PEMROSESAN DATA.

Pemrosesan data dalam system ledger di bagi menjadi dua yakni:
a) Pemrosesan data transaksi harian.
Transaksi yang bersifat harian seperti transaksi penjualan,penerimaan kas,pembelian dan transaksi pengeluaran kas.
b) Pemrosesan akhir periode.
Pada akhir periode ada dua jurnal penyesuaian yang perlu dibuat yaitu jurnal penyesuain yang bersifat rutin dan jurnal penyesuaian yang bersifat tidak rutin.

INFORMASI

Hasil output dari system pemprosesan ledger dapat diklasifikasikan menjadi tiga yaitu:
1. Analisis general ledger.
Digunakan untuk alat pengendalian perusahaan.Ada dua analisis general ledger yaitu general journal listing dan general ledger change report.
2. Laporan keuangan
Laporan keuangan utama yang dibuat oleh perusahaan ada tiga yaitu neraca,laporan,laba rugi dan arus kas.Ketiga laporan dibuat pemakai laporan dari pihak luar perusahaan yang meliputi pemegang saham,kreditur,pemerintah dan analisis keuangan.
3. Laporan manajerial
Data laporan manajerial berasal dari data yang juga digunakan untuk membuat laporan keuangan.

MANAJEMEN DATA

1. Pendekatan file-oriented
File-file disusun untuk kebutuhan spesifik kelompok pemakai tertentu.Berikut ini merupakan representasi pemakai file dalam general ledgerdan siklus laporan keuangan yaitu :
 General Ledger Master File
File ini merupakan jantung dari database akuntansi.Masing-masing catatan menunjukkan keadaan sebuah akun general ledger.
 Current Journal Voucher File
File ini berisi detail signifikan yang berkaitan dengan masing-masing transaksi yang telah dipos pada general ledger selama periode berjalan.
 General Ledger Historiy File
Yang berisi data aktual akun general ledger masing-masing bulan untuk beberapa tahun yang lalu.
 Responsibility Center Master File
Yang berisi pendapatan dan biaya-biaya aktual dari berbagai devisi.
 Budget Master File
Berisi jumlah anggaran aset,hutang,pendapatan dan alokasi biaya pada bermacam-macam pusat pertanggungjawaban perusahaan.
 Financial Report Format File
Berisi informasi yang penting untuk memperoleh format yang beragam.


PENGENDALIAN UMUM
1. Pengendalian Organisasional
2. Pengendalian Dokumentasi
3. Pengendalian Akuntabilitas Aset
4. Pengendalian Praktik Manajemen
5. Pengendalian Operasi Pusat Data
6. Pengendalian Otorisasi




Referensi : 


Read More... Siklus-Siklus Dalam Akuntansi

Wednesday, October 5, 2011

Cara Kerja Traffic Exchange


Sebuah traffic exchange adalah situs di mana Anda bisa mendapatkan pengunjung baru ke situs web Anda dengan mengunjungi website member yang lain juga. Ada ratusan situs traffic exchange di internet dan mencari dengan system yang baik itu sulit. Yang kita cari juga adalah kualitas dari traffic. Ada dua jenis traffic exchange, manual surf dan autosurf.

Autosurf : jenis situs ini tidak memerlukan mengklik tapi memerlukan browser untuk dimaksimalkan. Anda bisa membuka browser sebanyak mungkin untuk berjalan sendiri di background untuk mengumpulkan credit. Traffic dari jenis situs ini tidak sangat baik, tetapi anda bisa mendapatkan page views yang banyak.
Manual Surfing : Situs ini mengharuskan Anda untuk mengklik sebuah tombol setiap 6-30 detik untuk melihat halaman berikutnya dan memperoleh kredit .Biasanya ada beberapa jenis keamanan untuk mencegah pengguna dari mengubah ukuran jendela terlalu kecil. Untuk mencegah bots, pengguna sering juga diminta untuk memasukkan kode captcha teratur sambil berselancar. Ini berarti bahwa surfer jauh lebih mungkin untuk melihat situs atau iklan Anda.
Rasio : Kebanyakan TE memberikan rasio berbeda dari 1:1 sampai 2:1. Rasio 2:1 dalam arti jika anda mengunjung situs member lain 2x maka anda mendapatkan kunjungan 1x ke situs Anda.
Credits : Selain berselancar, juga untuk mendapatkan credit. Credit ini bisa ditukar dengan Web, Banner, Text Ads Impression milik anda. Pada kebanyakan situs, anda bisa mendapatkan credit dengan mengacu anggota lain. Kadang-kadang Anda bisa mendapatkan credit dengan berlangganan ke mailing list. Banyak situs juga memiliki kompetisi reguler dari berbagai jenis di mana Anda dapat memenangkancredit lainnya.
Membeli kredit dan upgrade keanggotaan Anda : Sebagian besar traffic exchange menawarkan upgrade keanggotaan yang memberikan manfaat seperti rasio surfing meningkat, kredit lebih dari referral Anda dan kredit bonus. Pilihan lain adalah untuk membeli kredit, Anda biasanya bisa mendapatkan sekitar 10.000 kredit sebesar $ 50. Namun, sebelum upgrade atau membeli kredit Anda harus menguji fungsi dari traffic exchange itu. Mengisi beberapa credits ke situs Anda dan melihat cara kerjanya. Anda juga harus mencoba untuk mengoptimalkan halaman splash Anda sebelum membeli kredit. Lakukan perubahan kecil dan lihat apakah meningkatkan rasio. Pastikan untuk mendapatkan imbalan yang maksimum atas investasi Anda, tidak ada alasan untuk membayar bagi pengunjung yang tidak membuat Anda uang. Jika Anda mulai menggunakan pertukaran lalu lintas dan tidak bekerja untuk Anda, jangan mengabaikan mereka sepenuhnya. Ada ratusan situs traffic exchange lain dan apa yang kita tidak didapat dari salah satu TE, mungkin kita dapatkan di TE yang lain.

Di Traffic Exchange ini kita juga bisa memilih siapa pengunjung situs kita, contoh Anda ingin hanya dari Indonesia pengunjung situ Anda. Tapi tidak semua TE mempunyai feature ini. Anda bisa lihat beberapa TE yang mempunyai fitur ini di Koleksi Trafik Exchange Sesuai Target Negara
Salah satu TE yg paling rekomended menurut saya adalah Easyhits4u, dapet trafik di bayar pula. $0.03 / 1000 visit, $0.01 dari referal yang sudah surfing 100 situs. Dan pastinya kualitas trafik yang kita dapat.

Sumber Informasi : http://adamonline.web.id/internet-marketing/traffic-exchange/cara-kerja-traffic-exchange
Read More... Cara Kerja Traffic Exchange

Sunday, October 2, 2011

SIKLUS AKUNTANSI KEUANGAN



Siklus Akuntansi

Siklus akuntansi adalah suatu proses penyediaan laporan keuangan perusahaan untuk suatu periode waktu tertentu. Siklus ini dimulai dari terjadinya transaksi, sampai penyiapan laporan keuangan pada akhir suatu periode. Apabila digambarkan, siklus akuntansi dapat dinyatakan sebagai berikut:

Contoh  gambar flowchartnya :

 
1. TRANSAKSI

       Transaksi usaha adalah kejadian yang dapat mempengaruhi posisi keuangan dari suatu badan usaha dan juga sebagai hal yang handal/wajar untuk dicatat.3 Transaksi ini biasanya dibuktikan dengan adanya dokumen.
Sebagai contoh transaksi yang dapat terjadi dalam suatu perusahaan adalah: pembayaran rekening telepon bulanan, pembelian barang dagangan secara kredit, pembelian tanah dan gedung, dan lain sebagainya.
Suatu transaksi tertentu dapat menimbulkan peristiwa atau keadaan yang mengakibatkan transaksi lainnya. Misalnya, pembelian barang dagangan secara kredit akan disusul dengan transaksi lainnya, yaitu pembayaran kepada kreditor.

2. PEMBUATAN BUKTI ASLI.

       Sebagaimana disebutkan diatas transaksi yang terjadi biasanya dibuktikan dengan adanya dokumen. Suatu transaksi baru dikatakan sah atau benar bila didukung oleh bukti- bukti yang sah, akan tetapi harus pula disadari bahwa ada transaksi-transaksi yang tidak mempunyai bukti secara tertulis, misalnya pencurian barang dagangan. Transaksi ini merupakan transaksi yang bersifat luar biasa.
Semua transaksi baik yang terjadi secara rutin atau tidak merupakan bahan untuk menyusun laporan keuangan dengan jalan mencatat dan mengolah transaksi itu lebih lanjut.
Bukti-bukti asli yang dapat mendukung setiap terjadinya transaksinya transaksi antara lain : kwitansi, faktur dan bentuk – bentuk lain.
 
1.Kwitansi
Kwitansi merupakan bukti bahwa seseorang atau badan hukum telah menerima sejumlah uang tunai.
2.Faktur Penjualan atau Pembelian
Setiap penjualan secara kredit memerlukan bukti yang disebut faktur. Bagi si penjual faktur tersebut merupakan faktur penjualan sebaliknya faktur yang dikirimkan kepada sipembeli merupakan faktur pembelian.
3.Bukti-bukti lain
Disamping kwitansi dan faktur terdapat bukti lain, misalnya: nota-nota dari Bank (nota debet atau nota kredit) , serta bukti pengirirnan atau penerimaan barang

3. PENCATATAN DALAM BUKU HARIAN (JURNAL).

       Transaksi dicatat pertama kali yang disebut Buku Harian (Jurnal). Jurnal adalah suatu catatan kronologis dari transaksi entitas.5
Sebagaimana di tunjukkan oleh nama-nma kolom, jurnal memberikan informasi berikut:
-Tanggal, merupakan hal yang sangat penting karena memungkinkan kapan terjadinya transaksi
-Nama perkiraan.
-Kolom debet, menunjukkan jumlah yang didebet
-Kolom kredit, menunjukkan jumlah yang dikredit.
Proses pencatatan mengikuti lima langkah berikut ini:
a) Mengidentifikasikan transaksi dari dokumen sumbernya, misalnya dari slip deposito bank, penerimaan penjualan dan cek.
b) Menentukan setiap perkiraan yang dipengaruhi oleh transaksi tersebut dan mengklasifikasikan berdasarkan jenisnya (aktiva, kewajiban atau modal).
c) Menetapkan apakah setiap perkiraan tersebut mengalami penambahan atau pengurangan yang disebabkan oleh transaksi itu.
d) Menetapkan apakah harus mendebet atau mengkredit perkiraan.
e) Memasukkan transaksi tersebut kedalam jurnal.

Berdasarkan kelima tahap tersebut, untuk menjurnal transaksi yang terjadi pacta sebuah Perusahaan Pengangkutan, PT. Yudi Makmur, yaitu menginvestasikan Rp. 50.000.000,- tunai kedalam usaha adalah sebagai berikut:
Langkah 1. Dokumen sumbernya adalah slip deposito bank dan cek milik Yudi
Makmur sebesar Rp.50.000.000,- yang diambil dari rekening
langkah pribadinya di bank.
Langkah 2. Perkiraan yang dipengaruhi oleh transaksi tersebut adalah Kas dan
Modal Yudi Makmur. Kas adalah perkiraan aktiva dan modal Yudi
Makmur adalah perkiraan modal pemilik.
Langkah 3. Kedua perkiraan tersebut mengalami penambahan sebesar

4. PENCATATAN BUKU BESAR DAN BUKU TAMBAHAN.

a. Buku Besar (Ledger)
       Untuk memudahkan menyusun informasi yang akan diberikan kepada pihak-pihak yang memerlukannya terutama pimpinan perusahaan rnaka perkiraan-perkiraan yang sudah dihimpun didalam buku harian tersebut harus pula dipisah-pisahkan atau digolongkan menurut jenisnya. Menggolongkan perkiraan menurut jenis perkiraan tersebut dinamakan menyusun buku besar besar itu merupakan penggolongan perkiraan menurut jenisnya.
Jumlah buku besar yang dimiliki perusahaan tergantung pada banyaknya jenis perkiraan yang ditimbulkan oleh transaksi-transaksi perusahaan tersebut, karena masing-masing jenis besarnya sendiri- sendiri.
Judul kolom yang mengidentifikasikan perkiraan buku besar menampilkan:
Tanggal, Kolom item, Kolom debet, berisi jumlah yang didebet, dan Kolom kredit, berisi jumlah yang dikredit.
Pemindah bukuan perkiraan memiliki buku berarti memindahkan jumlah dari jurnal kedalam perkiraan yang sesuai dalam buku besar. Debet dalam jurnal dipindahkan sebagai debet dibuku besar, dan kredit dalam jurnal dipindahkan sebagai kredit dalam buku besar.

b. Buku Tambahan (Sub Ledger)
       Beberapa perkiraan memerlukan penjelasan secara terperinci untuk mendukung pas-pas Neraca dan Perhitungan Laba-Rugi. Pada perkiraan piutang diperlukan penjelasan kepada siapa kita berpiutang (nama langganan) dan berapa saldo masing-masing langganan. Pada perkiraan hutang diperlukan penjelasan kepada siapa kita berhutang (nama kreditur) dan berapa saldo masing-masing kreditur.
Untuk mengetahui perubahan saldo dari tiap-tiap langganan/ kreditur dibukalah perkiraan untuk tiap langganan/kreditur. Kumpulan yang dari terpisah perkiraan ini disebut buku besar tambahan (buku tambahan) . Perkiraan masing-masing langganan yang membentuk buku besar tambahan disebut buku besar langganan (buku besar piutang). Demikian juga perkiraan masing-masing kreditor yang membentuk buku besar tambahan disebut buku besar kreditor (buku besar hutang).erkiraan piutang dalam buku besar umum merupakan ikhtisar dari perkiraan-perkiraan buku besar tambahan, sehingga perkiraan piutang itu disebut perkiraan kontrol (Controlling accounts) yang mengontrol buku besar piutang. Demikian juga halnya dengan perkiraan hutang. Sumber pencatatan buku tambahan adalah dari buku controlling (perincian) piutang dan hutang tahun lalu dan transaksi.

5. NERACA LAJUR

       Setelah seluruh transaksi selama periode dibukukan di buku besar, dihitung. Setiap saldo masing-masing perkiraan dapat perkiraan akan memiliki saldo debet, kredit, atau nol. Neraca saldo adalah suatu daftar dari saldo-saldo perkiraan ini, dan karenanya menunjukkan apakah total debet sama dengan total kredit. Jadi suatu neraca saldo merupakan suatu alat untuk mengecek atas kecermatan pencatatan dan pembukuan. Dalam neraca saldo terdapat hampir semua perkiraan pendapatan dan beban perusahaan. Dikatakan hampir semua, karena masih ada pendapatan dan beban yang mempunyai pengaruh lebih dari satu periode akuntansi. Itulah sebabnya neraca ini disebut dengan neraca saldo yang belum disesuaikan. Untuk itu diperlukan jurnal penyesuaian.
Jurnal penyesuaian adalah ayat jurnal yang dibuat pada akhir periode untuk menempatkan pendapatan pada periode dimana pendapatan tersebut dihasilkan dan beban pada periode dimana beban itu terjadi. Jurnal penyesuaian akan membuat pengukuran laba periode tersebut lebih akurat dan memperbaharui perkiraan Aktiva dan Kewajiban sehingga memiliki nilai sisa yang tepat bagi laporan keuangan. Dengan kata lain, melalui jurnal penyesuaian dapat ditimbulkan perkiraan yang tidak kelihatan.
Perkiraan-perkiraan yang memerlukan penyesuaian antara lain ialah:
  1. Biaya-biaya yang masih harus dibayar
  2. Pendapatan yang masih harus diterirna
  3. Biaya-biaya yang dibayar lebih dahulu
  4. Pendapatan yang diterima lebih dahulu
  5. Penyusutan bangunan, mesin-mesin dan lain-lain
  6. Pemakaian perlengkapan (office supplies dan store supplies)
  7. Kemungkinan piutang tidak dapat tertagih
  8. Persediaan Barang dagangan.

6. LAPORAN KEUANGAN

       Cara penyiapan laporan keuangan yang terbaik adalah mempersiapkan laporan laba rugi terlebih dahulu, disusul dengan laporan perubahan posisi keuangan dan terakhir adalah neraca. Elemen penting yang harus ada dalam laporan keuangan adalah: nama perusahaan, nama laporan, tanggal atau periode yang dicakup laporan, rangka laporan tersebut.
  • Laporan laba rugi mencerminkan laba bersih atau kerugian bersih yang diperoleh dengan mengurangkan beban dari pendapatan. Karena pendapatan dan beban juga merupakan perkiraan Laporan Perubahan Posisi Keuangan, maka selisih antara pendapatan dan beban tersebut (laba/kerugian bersih) akan dipindahkan kedalam Laporan Perubahan Posisi Keuangan.
  • Modal adalah dalam neraca, jadi nilai sisa akhir dalam Laporan Perubahan Posisi Keuangan akan dipindahkan kedalam neraca. Nilai ini merupakan elemen keseimbangan yang paling akhir dalam neraca.

7. JURNAL PENUTUP

       Jurnal Penutup ialah ayat jurnal yang memindahkan nilai sisa pendapatan, beban, dan pengambilan pribadi dari masing-masing perkiraan ke dalam perkiraan modal. Pendapatan yang akan menambah modal pemilik dan beban serta pengambilan pribadi akan mengurangi modal pemilik. Pada saat ayat penutup dipindah bukukan maka perkiraan modal akan menyerap dampak dari nilai sisa perkiraan sementara tersebut. Walau demikian, pendapatan dan beban akan dipindahkan terlebih dahulu kedalam perkiraan yang bernama Ikhtisar Laba Rugi, yang akan mengumpulkan jumlah total debet dari seluruh jumlah beban dan total kredit dari seluruh jumlah pendapatan pada periode tersebut. Perkiraan Ikhtisar lata rugi merupakan suatu "tempat penyimpanan" sementara yang akan digunakan pada proses penutupan. Kemudian nilai sisa dari Ikhtisar laba rugi tersebut akan dipindahkan kedalam modal. Langkah-langkah penutupan perkiraan suatu perusahaan adalah sebagai berikut:
  • Mendebet setiap perkiraan Pendapatan sebesar nilai sisa kreditnya. Mengkredit Ikhtisar laba rugi sebesar jumlah total pendapatan. Ayat jurnal ini memindahkan jumlah total pendapatan kedalam sisi kredit dari Ikhtisar laba rugi.
  • Mengkredit setiap perkiraan beban sebesar nilai sisa debetnya. Mendebet Ikhtisar laba rugi sebesar jumlah total beban. Ayat jurnal ini memindahkan jumlah total beban ke dalam sisi debet dari Ikhtisar laba rugi.
  • Mendebet Ikhtisar laba rugi sebesar nilai sisa kreditnya dan mengkredit perkiraan modal.
  • Mengkredit perkiraan Pengambilan Pribadi sebesar nilai sisa debetnya. Mendebet perkiraan modal pemilik perusahaan.

8. NERACA SALDO SETELAH PENUTUPAN.

       Siklus akuntansi akan berakhir dengan neraca saldo setelah penutupan. Neraca saldo setelah penutupan adalah pengujian terakhir mengenai ketepatan penjurnalan dan pemindah bukuan ayat jurnal penyesuaian dan penutupan. Seperti halnya neraca saldo yang terdapat pada awal pembuatan neraca lajur, neraca saldo setelah penutupan adalah daftar seluruh perkiraan dengan nilai sisanya. Langkah ini dilakukan untuk meyakinkan bahwa buku besar berada pada posisi yang seimbang untuk memulai periode akuntansi berikutnya. Neraca saldo setelah penutupan diberi tanggal perakhir periode akuntansi dimana laporan tersebut dibuat.
Isi perkiraan Neraca adalah nilai sisa akhir dari daftar permanen yaitu perkiraan neraca: aktiva, kewajiban dan modal. Didalamnya tidak termasuk perkiraan sementara, seperti perkiraan pendapatan, beban atau pengambilan pribadi, karena nilai sisa perkiraan tersebut telah ditutup.

Dari Penjelasan-Penjelasan di atas, apabila digambarkan, siklus akuntansi dapat dinyatakan sebagai berikut:

KESIMPULAN

Siklus Akuntansi adalah suatu proses pembuatan laporan keuangan perusahaan untuk suatu periode tertentu. Dimulai dengan terjadinya transaksi transaksi yang dicatat dan dikumpulkan secara sistematis.
Transaksi-transaksi yang beranekaragam sifatnya, umumnya dicatat dalam bukti-bukti formil yang catatan-catatan selanjutnya.

Referensi :
-Manahan Nasution

Read More... SIKLUS AKUNTANSI KEUANGAN
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...